
Dia Hilangkan,,
Dulu lelaki itu,,Dulu datang,,
Membentukkan rusuknya pada rusuk dia,,
Mengalirkan darahnya pada darah dia,,
Menyatukan sumsumnya pada sumsum dia,,
Tapi,,ketika dia tiba,,lelaki hilang,,
Lalu dia cari mencari tercari,,
Lalu dia tunggu menunggu tertunggu,,
Lalu dia pikir,,dia hilang juga saja,,
Hilang dari rusuk, darah, dan sumsum dari lelaki dulu itu,,
Namun dia tau,,sehilang2nya dia,,akan lebih hilang lelaki yang dulu itu dari redam2 relungnya sendiri,,
Dia ikut tertusuk rusuk dalam lelaki dulu itu tertusuk rusuknya,,
Dia ikut tersayat darah dalam lelaki dulu itu tersayat darahnya,,
Dia ikut terbeku sumsum dalam lelaki dulu itu terbeku sumsumnya,,
*Aku direlungku ini,,termangu dalam dia,,membaca dia dalam ikatan ini:
My Lord,,first of all,,please forgive me for all my fury words,,
When he come to me,,even down on my knees,,
In the name of YOU,,and for all of my heart,,all of my soul,,
I really swear,,I will ignore him,,ignore for the rest of my life,,
(Dian Karmila, 12 March 2009)
Dulu lelaki itu,,Dulu datang,,
Membentukkan rusuknya pada rusuk dia,,
Mengalirkan darahnya pada darah dia,,
Menyatukan sumsumnya pada sumsum dia,,
Tapi,,ketika dia tiba,,lelaki hilang,,
Lalu dia cari mencari tercari,,
Lalu dia tunggu menunggu tertunggu,,
Lalu dia pikir,,dia hilang juga saja,,
Hilang dari rusuk, darah, dan sumsum dari lelaki dulu itu,,
Namun dia tau,,sehilang2nya dia,,akan lebih hilang lelaki yang dulu itu dari redam2 relungnya sendiri,,
Dia ikut tertusuk rusuk dalam lelaki dulu itu tertusuk rusuknya,,
Dia ikut tersayat darah dalam lelaki dulu itu tersayat darahnya,,
Dia ikut terbeku sumsum dalam lelaki dulu itu terbeku sumsumnya,,
*Aku direlungku ini,,termangu dalam dia,,membaca dia dalam ikatan ini:
My Lord,,first of all,,please forgive me for all my fury words,,
When he come to me,,even down on my knees,,
In the name of YOU,,and for all of my heart,,all of my soul,,
I really swear,,I will ignore him,,ignore for the rest of my life,,
(Dian Karmila, 12 March 2009)
jika lelaki itu aku,
ReplyDeleteaku tak layak untuk maaf mu namun hanya maaf mu yang dapat melepaskan rasa jijik terhadap diriku,
jika lelaki itu aku
aku hanya ingin melanjutkan hidupku yang terbelenggu penantian maaf mu,
jika lelaki itu aku
aku sudah tak ada di benakmu bahkan untuk sejenak mengingatku dapat menyiksamu,
jika lelaki itu aku
jika itu aku
itu aku
aku